Tanaman Apotik Hidup

Selasa, 31 Juli 2012

Tanaman Obat Jenis Umbi-umbian

1.  Bawang Putih

          Nama Ilmiahnya Allium sativum L. Diperkirakan anggota suku bawang-bawangan yang bernama A. longicuspis Regel yang tumbuh liar di Asia Tengah merupakan tumbuhan nenek moyang dari bawang putih.

          Bawang putih merupakan tumbuhan terna yang berdiri tegak sampai setinggi 30 - 60 cm. Mempunyai akar serabut. Pada pangkal tumbuhan itu terdapat umbi. Umbi-umbi kecil itu oleh orang Jawa dinamakan siung. beberapa siung di bungkus oleh sisik-sisik kering di bagian luarnya. Ada jenis bawang putih yang menghasilkan bunga, tetapi ada juga yang tidak. Bunga kecil-kecil, warnanya merah jambu.

          Cara Menanam

          Bawang putih dikembangbiakkan dengan menggunakan siung-siungnya. Di daerah yang beriklim dingin, bawang putih di tanam pada akhir musim gugur. Pada awal musim panas umbinya mulai terbentuk. Untuk menyuburkan pertumbuhannya dapat pula diberi pupuk kandang.

          Siung-siung bawang putih dapat diambil setelah umur 4 - 6 bulan., apabila daunnya telah mengering. Siung-siung itu di bongkar lalu di jemur kurang lebih selama satu minggu. Siung yang kering dapat tahan sampai beberapa minggu.

          Kegunaan
  • Untuk obat batuk :
          2 butir bawang putih diambil kulitnya. Dikunyah halus-halus dan di
          telan bersama dengan air hangat secukupnya. Dilakukan 2 kali sehari.
  • Untuk obat kesuburan wanita :

    1. Bawang putih ....... 2 biji
    2. Bengle ............... 10 gram
    3. Manis jangan ....... 5 gram
    4. Kencur ................ 5 gram
    5. Jongrahap ............ 5 gram
    Ditumbuk halus. Dituangi air masak. Disaring, lalu airnya diminum.
2.  Bengle

          Nama ilmiahnya Zingiber cassumunar Roxb. Di Indonesia dikenal dengan bermacam-macam nama daerah. Misalnya di Jawa dinamakan bengle, di Sunda dinamakan panglai, di Madura dinamakan pandhiyang dan di daerah Palembang dinamakan banglai.

          Bengle bukan merupakan tumbuhan asli Indonesia. Tetapi berasal dari India, kemudian dari Jawa bengle menyebar luas ke kawasan Malaysia lainnya.

          Bengle tumbuh dengan membentuk rumpun yang rapat. Tingginya dapat mencapai 1,5 meter. Diameter batangnya kurang lebih 1,5 cm. Daunnya halus tidak berbulu. Bunga berbentuk gelendong, warnya putih. Daun pelindung bunga kaku, warnanya hijau, merah atau kecoklatan. Di bawah tanah tumbuh rimpang yang berwarna kuning kehijaunan. Rasanya pahit dan pedas, baunya tajam dan tidak enak. Dari rimpang ini dapat diolah menjadi minyak atsiri yang baunya sangat tajam.

          Cara Menanam

          Bengle ditanam dalam dua cara, yaitu :
  1. Dengan pecahan rumpunnya.
  2. Dengan potongan rimpangnya.

    Ditanam ditempat-tempat berlindung. Rimpangnya ditimbun begitu saja dengan tanah. Dati tunas yang terdapat pada rimpangnya itu akhirnya akan tumbuh tanaman baru.

    Kegunaan
  • Untuk obat cacing :
  1. Bengle diiris-iris .......... 3 biji
  2. Temu hitam diparut ..... 2 jari
  3. Ketumbar ................... 5 biji
  4. Tangkai daun sirih ....... 3 lembar
    Ditumbuk halus, dituangi air masak, diperas dan disaring. Airnya diminum.
3.  Bidara Upas

          Nama ilmiahnya Merrema mammosa hall.f. Merpakan salah satu anggota suku Convolvulaceae. Bidara Upas bukan merupan tumbuhan asli Indonesia. Tumbuhan ini menyebar mula-mula dari India dan Andaman. Kemudian terus ke Filipina, Ambon, Bali dan Jawa.

          Batangnya memanjat. Bentuk daunnya bulat telur yang melebar, pada bagian pangkalnya seperti bentuk hati. Bunga berwarna putih, apabila bunga itu sudah berubah menjadi buah, kelopaknya tidak gugur. Bijinya berwarna hitam atau kelabu, dibagian tepinya terdapat bulu-bulu yang berwarna kecoklatan. Pada pangkal batangnya di dalam tanah terdapat umbi. Di dalamnya terdapat cairan berwarna putih seperti susu.

          Cara Menanam

          Bidara Upas akan tumbuh dengan baik di daerah dataran rendah sampai pada ketinggian 250 m dari permukaan laut. Ditanam pada tanah yang lembab dengan adanya pelindung diatasnya. Bidara Upas ditanam dari bijinya. Apabila sudah tumbuh, perlu dibuatkan panjatan sehingga dapat tumbuh memanjat.

          Kegunaan
  • Untuk obat kencing manis
  1.  Bidara Upas diparut .............................................. 50 gram
  2. Babakab pule ditumbuk ..........................................15 gram
  3. Bubukan kopi murni ............................................... 10 gram
  4. Biji duwet dihanguskan/ditumbuk ............................ 25 gram
     Bubukan-bubukan itu dicampur. Apabila akan menggunakan ambil 
     2 sendok makan dan dituangi air    mendidih. Diaduk dan diminum, 3 kali sehari.

4.  Dringo

           Nama ilmiahnya Acorus calamus L. Merupakan salah satu jenis Araceae. Di Indonesia Dringo dikenal dalam bermacam-macam nama daerah, misalnya deringo, dlingo, jariangau dan lain-lain. Berasal dari sekitar laut hitam, laut Kaspia dan India.

          Dringo merupakan tanaman tahunan, tingginya mencapai 0,5 m. Daunnya bertulang sejajar, panjangnya antara 1 - 1,5 cm, dengan tulang daun di bagian tengahnya yang kuat, ujung daun lancip, menyebarkan bau yang sangat harum.

            Bunganya tersusun dalam tongkol yang panjangnya antara 3 - 4,5 cm, tangkai bunga itu sendiri panja ngnya 20 - 25 cm. Bunganya kecil-kecil, warnanya kuning kehijaunan, baunya sangat harum. Buahnya merupakan buah buni, bentuknya seperti gasing yang berlendir. Apabila telah masak bunga itu jatuh ke atas tanah. Akarnya kuat, mempunyai rimpang yang berwarna merah jambu dengan bagian dalamnya berwarna putih.

         Cara Menanam

         Dringo tumbuh subur pada ketinggian antara 275 - 2050 meter di atas permukaan laut. Lebih menyukai tempat-tempat yang becek dan berair seperti, di tepi-tepi parit, tepi kolam, di rawa dan di pinggir sungai.

          Ditanam dengan menggunakan pecahan rumpunnya atau dengan potongan rimpangnya. Dapat juga Dringo ditanam dengan menggunakan bijinya, tetapi biji itu sendiri jarang dihasilkan.

         Kegunaan
  • Untuk jamu orang mengandung 3 bulan :
  1. Dringo .............................................................. 5 gram
  2. Kunci ............................................................... 5 gram
  3. Sintos ............................................................... 3 gram
  4. Mesoyi ............................................................. 3 gram
  5. Cabe ................................................................ 2biji
  6. Bawang Putih ................................................... 2 biji
  7. Kemukus ......................................................... 1 gram
  8. Pruntu .............................................................. 3 gram
  9. Bengle ............................................................. 3 gram
  10. Lempunyang .................................................... 3 gram
  11. Bunga wora-wari .............................................. 2 gram
    Ditumbuk halus, dituangi air masak, lalu disaring, airnya diminum.

5.  Gadung

          Nama ilmiahnya Dioscorea hispida Dennst. Di Indonesia dikenal dalam bermacam-macam nama daerah seperti sekapa, bitule, bati, kasimun, dan gadung. Berasal dari India bagian barat yang kemudian menyebar luas kemana-mana sampai di kawasan Asia Tenggara.

          Gadung adalah tanaman memanjat, tingginya dapat mencapai 5 - 10 meter. Batangnya kecil dan bulat. Pada sepanjang batang itu sampai pada tangkai daun banyak ditumbuhi bulu dan duri yang tajam. Daunnya adalah daun majemuk yang terdiri dari 3 helai daun. Bunganya terletak pada ketiak daun, tersusun dalam bulir dan berbulu. Namun bunga gadung ini jarang sekali dapat dijumpai. Di dalam tanah, pada pangkal batangnya terdapat umbi yang bentuknya bulat, diliputi oleh rambut akar yang besar dan kaku. Kulit umbi tersebut berwarna gading atau coklat muda, sedangkan daging umbinya berwarna kuning atau putih gading.

          Cara Menanam

          Gading dapat tumbuh subur di daratan rendah sampai pada ketinggian 859 meter di atas permukaan laut, tetapi sering juga ditemukan pada ketinggian 1.200 di atas permukaan laut.

          Kegunaan
  • Untuk obat katimumul :
    umbi gadung sebesar kepalan tangan dicuci bersih lalu diparut.
    Parutan umbigadung itu diurapkan pada katimumul lalu dibalut.
6. Jahe

          Nama ilmiahnya Zingiber officinale Roxb. Sangat dimungkinkan ditanam orang pertama kali di India, kemudian selanjutnya menyebar keseluruh daerah tropika lainnya, termasuk ke Indonesia. 

          Jahe merupakan tumbuhan yang merumpun batangnya tumbuh agak condong, tingginya mencapai 30 - 100 cm. Daunnya berbentuk pita, tersusun dalam dua baris yang berselang-seling. Bunga tumbuh dari rimpangnya dengan tangkai yang panjangnya sampai 25 cm. Rimpangnya bercabang-cabang, mempunyai kulit agak keras, berserat, warnanya kuning atau jingga dan harum baunya.

          Cara Menanam

          Jahe dapat tumbuh dengan baik di daratan rendah maupun di daerah pegunungan sampai pada ketinggian 1.700 meter di atas permukaan laut. Untuk pertumbuhannya diperlukan tanah yang banyak mengandung humus, gembur dengan kelembaban yang tinggi, serta tempat yang terbuka.

          Penanamannya dilakukan dengan menggunakan potongan rimpangnya yang mempunyai beberapa mata tunas. Sebaiknya tanah diberi pupuk kandang. Dapat diambil rimpangnya untuk keperluan bahan obat bila sudah berumur 5 bulan, yaitu setelah daun-daunnya mengering.

          Kegunaan
  • Untuk bermacam-macam obat, antara lain untuk ramuan obat batuk bronchitis.
  1. Jahe diparut .......................... 3 gr
  2. Lengkuas diparut .................. 3 gr
  3. Daun pacukuda .................... 3 gr
  4. Keningar ditumbuk ............... 3 gr
  5. Kencur halus ........................ 3 gr
  6. Daun iler .............................. 3 gr
  7. Kayu manis .......................... 3 gr
     Ramuan itu direbus dengan air 2 gelas hingga tinggal separo setelah disaring air itu diminum.

7.  Kencur

          Nama ilmiahnya Kaempferia galanga L. Di Indonesia di kenal dalam bermacam-macam nama daerah seperti kencur, ciku, ceku, cekor, tekur, bataka, suha dan lain-lain. Diperkirakan berasal dari daerah Asia Tropika yang kemudian menyebar kemana-mana dan sampai di Indonesia sebagai tanaman budidaya.

          Kencur merupakan terna kecil. Daunnya melebar, letaknya mendatar, hampir rata dengan permukaan tanah. Pelepah daunnya berdaging, letaknya tersembunyi di dalam tanah. Bunganya tersusun dalam bulir atau bongkol setengah duduk. Mahkota bunganya berjumlah 4 - 12, warnanya putih dengan bibir berwarna lembayung. Rimpangnya bercabang-cabang banyak sekali, sebagian terletak diatas tanah, sebagian berada di dalam tanah. Pada akarnya sering kali terdapat umbi yang bentuknya bulat. Warnanya putih kekuningan, bagian tengahnya berwarna putih sedang bagian pinggirnya coklat, berbau harum.

          Cara Menanam

          Kencur timbuh subur di tanah-tanah yang berwarna hitam dan berpasir. Penanamannya dilakukan dengan menggunakan potongan rimpang-rimpangnya. Potongan rimpang itu ditimbun begitu saja dengan tahan. Pada musim kemarau daun-daunnya layu kemudian hilang sehingga seolah-olah tanaman itu sudah mati, namun sebenarnya rimpangnya masih tumbuh subur di dalam tanah.

          Kegunaan
  • Untuk bermacam-macam obat, antara lain untuk ramuan obat batuk anak-anak :
  1. Kencur diparut .................................... 5 gr
  2. Keningar ............................................. 5 gr
  3. Kayu manis ......................................... 5 gr
  4. Kapulogo ...........................................10 gr
  5. Lempuyang ......................................... 5 gr
  6. Cabe ditumbuk ................................... 2gr
     Semua bahan itu dihaluskan, lalu ditambahkan air mendidih dan disaring. Dalam keaadaan
     hangat ditambah pula dengan madu untuk diminum.

1 komentar:

auliya_sidik mengatakan...

Temulawak gak ada???

Poskan Komentar